Menabur Benih Intelektualisme Melalui PERGUNU
guru-aswaja.com Kembali akrab dan berkiprah di NU saat ini seperti takdir buat saya. Mengapa? Karena meski secara kultur saya dibesarkan dalam lingkungan ayah yang NU (dengan ciri kami punya kultur tahlilan) tapi secara organisasi strukrural saya sangat buta tentang NU. Lalu ketika aktif di organisasi mahasiswa yang juga sangat lekat dengan NU yaitu PMII ketika…
