Pergunu Kota Tasik Bentuk Koperasi Bintang Sembilan
Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Tasikmalaya bentuk Koperasi Bintang Sembilan sebagai wadah koperasi guru-guru NU Di Kota Tasikmalaya.
Rapat pembentukan koperasi tersebut di Rumah Makan sekitar Kantor PCNU Kota Tasikmalaya Di Jln. Dr.Soekardjo 47. (26/06/2019).
Ketua PW Pergunu Jawabarat, Dr. H. Saepuloh, M.Pd., mengintruksikan kepada setiap pergunu kabupaten / kota untuk membetuk koperasi sebagai pengembangan dan pemberdayaan ekonomi mandiri bagi para pengurus dan anggota internal pergunu demi meningkatkan kesejahteraan, mengingat sebagian guru yang tergabung dalam pergunu masih berstatus honorer dan penghasilannya kurang mencukupi.
Oleh karena itu, PC Pergunu Kota Tasikmalaya berinisiatif untuk membentuk koperasi bintang sembilan dengan bertujuan untuk memberikan solusi dari setiap permasalahan yang dialami oleh sebagian guru guru NU Kota Tasikmalaya
Pada rapat tersebut, terpilih kepengurusan dengan ketua Ade Abdul Aziz, S.Pd.I., sekretaris Opik Taupik, S.Pd.I, dan bendahara Risma Muflihah, S.Pd
Adapun tujuannya adalah sebagaimana tujuan koperasi berdasar UU yang mengatur koperasi pada pasal 3, koperasi memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggota.
Dalam hal ini guru guru NU pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Oleh karena itu, Pergunu Kota Tasikmalaya segera merespon sebagai bentuk tanggung jawab dalam rangka ikut serta berusaha mensejahterakan anggota, “banyak juga kan yang sedang lanjut kuliah S2 dan S3, atau kebutuhan yang mendesak lainnya, jadi paling tidak dengan adanya koperasi bisa membantu kebutuhan guru-guru NU”, tandas pak Caswita, M.Pd dalam arahannya pada saat pembentukan pengurus koperasi Bintang 9. Kedepannya koperasi inipun akan segera dibentuk badan hukum nya upaya memiliki legalitas.
Dengan memulai dari pengurus cabang semoga anggota koperasi ini dapat lebih luas lagi keanggotannnya, yang kemudian bisa menjadi daya tarik agar guru-guru secara umum masuk menjadi anggota pergunu. (NNA)
