Ketua DPRD Kab. Bandung Hadiri Pelantikan PC. PERGUNU

Share

BANDUNG – Jajaran Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kab. Bandung masa khidmat 2019-2024 resmi dilantik di Bandung, Minggu, (03/11/2019).

Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW PERGUNU) Jawa Barat, Dr. H. Saepulloh, M.Pd resmi melantik Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kab. Bandung yang digelar di Aula Kantor Badan Amil Zakat (BAZ) Kab. Bandung, Jl. Terusan Soreang, Pamekaran Kec. Soreang – Kab. Bandung.

Sekitar 100 anggota Pergunu se-Kab. Bandung hadir dalam acara tersebut, yang terdiri dari ketua PAC dan pengurus yang dilantik. Pelantikan juga dihadiri oleh Ketua PCNU Kab. Bandung, perwakilan Polres Kab. Bandung, Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Bandung dan Ketua DPRD Kab. Bandung.

Dalam sambutannya, ketua PCNU Dr. KH. Asep Jamaludin, M.Ag, memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PC PERGUNU Kab. Bandung. Selain itu, beliau berpesan agar semua anggota pergunu mampu membesarkan organisasi NU di Kab. Bandung dan memberikan kontribusi yang nyata dalam membangun NU di wilayahnya masing-masing melalui PERGUNU. Beliau juga berpesan agar semua anggota pergunu dapat merapatkan barisan dan memperkokoh persatuan agar tidak terpecah belah.

Dr. H. Sapulloh, M.Pd, selaku ketua PW PERGUNU JABAR, juga memberikan arahan usai melantik PC PERGUNU Kab. Bandung. Dalam arahannya Saepulloh berpesan agar PERGUNU dijadikan rumah bagi guru-guru NU. Menurutnya anggota PERGUNU harus menunjukkan militansinya dalam menjalankan roda organisasi, terutama dalam menanamkan aqidah ahlussunnah waljamaah annahdliyyah kepada peserta didiknya. “PR besar yang selama ini belum bisa terselesaikan adalah tentang masalah pengajaran ASWAJA di sekolah-sekolah, khususnya sekolah NU/Lembaga Ma’arif, karena kita masih kalah dengan PERSIS atau Muhammadiyah, yang mampu menanamkan faham-fahamnya kepada peserta didik, sehingga setelah mereka keluar dari sekolah tersebut, akan muncul militansi PERSIS-nya atau Muhammadiyah-nya, sementara di lembaga NU belum secara optimal dalam hal itu., “tuturnya.

Saepuloh melanjutkan, dalam menjalankan organisasinya, pihaknya akan fokus pada dua hal, yakni kewajiban yang harus dilaksanakan guru dan hak yang diterimanya. Soal kewajiban, Saepuloh meminta para guru di Jabar terus mengembangkan pembangunan bidang pendidikan.

Soal hak yang diterima guru, pihaknya bertekad mengadvokasi hak-hak para guru agar guru mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Sebab, pada kenyataannya, banyak guru di Jabar yang masih menerima haknya jauh di bawah perhitungan hidup layak.

“Tentu itu tidak semua bisa dibebankan kepada pemerintah, tapi kita pikul bersama, kita akan berdayakan ekonomi guru-guru, seperti bekerjasama dengan dinas koperasi dan dinas-dinas terkait lainnya,” sebutnya.

Kepala KEMENAG Kab. Bandung, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Kasi MAPENDA, Drs. H. Wawan Sholihin, M.Pd, dalam sambutannya  menyampaikan harapan kepada Pergunu Kab. Bandung tetap bersemangat membangun Kab. Bandung, terutama pembangunan bidang pendidikan. Pihaknya pun menyampaikan akan memberikan dukungan penuh kepada Pergunu demi kemajuan bidang pendidikan khususnya.

Selain itu Wawan berpesan agar guru-guru NU mampu membantu kemenag dalam mencegah bahaya radikalisme dan terorisme. Wawan berharap, pengurus PC PERGUNU bisa menjadi garda terdepan dalam mengatasi masalah-masalah yang timbul saat ini, berkaitan dengan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Guru-guru NU diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menangkal bahaya radikalisme di sekolah-sekolah, karena hal ini akan menjadi permasalahan yang besar manakala dibiarkan dan tidak dilakukan upaya pencegahan”. Tutur Wawan.
Wawan berharap,“Pada RAKER PC. PERGUNU Kab. Bandung ini, diharapkan dapat mengembangkan program-program yang menjadi skala prioritas, dan jika ada yang perlu dikerjasamakan dengan KEMENAG Kab. Bandung, kami siap bekerjasama. “pungkasnya.

Ketua DPRD Kab. Bandung, H. Sugianto, S.Ag., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus PERGUNU Kab. Bandung yang telah menghadirkan DPRD Kab. Bandung dalam Forum tersebut. pihaknya menyampaikan akan membantu mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh guru-guru NU berkaitan dengan masalah kesejahteraan. Pihaknya juga berjanji siap mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, yang akan menjadi Mitra bagi PERGUNU Kab. Bandung dalam Upaya mensejahterakan guru-guru NU.

“Kabupaten Bandung punya budidaya ikan di daerah cingcin dan dipasarkan di pasar modern Kab. Bandung . Jika ada guru-guru NU yang ingin memiliki usaha sampingan untuk menjual ikan, kami siap membantu.” Tutur Sugi.

Selain itu Sugih juga berharap kepada pergunu untuk bisa memberikan masukan-masukan terkait kondisi pendidikan di Kab. Bandung dan secepatnya bisa beraudiensi dengan DPRD Kab. Bandung.

“Siapkan gagasan dan konsep pendidikan yang tepat untuk Kab. Bandung, dan kami tunggu audiensi ke kantor kami.” Pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, di tutup dengan SEMINAR NASIONAL dengan Tema “Kurikulum 2013 Mencetak Guru yang Profesional dan Berkarakter” yang diisi oleh Narasumber,  Mariam Susana Yudianti, S.Pd., M.Si., Psi.  dan RAKERCAB PERGUNU Kab. Bandung yang menghasilkan program-program PERGUNU 5 tahun kedepan. (Ditulis oleh: Muhamad Faizin, M.Pd).

Leave A Reply