Ketua DKM di undang KASAT BINMAS Polres Kab. Bandung untuk diskusi Pasca Pileg dan Pilpres.

Share

Ditulis oleh: Muhamad Faizin, M.Pd

BANDUNG – KASAT BINMAS Polres Kab. Bandung mengundang  Ketua DKM di Kab. Bandung dalam acara diskusi dengan tema “Menumbuhkan peranserta masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka memperkokoh  Persatuan dan Kesatuan bangsa pasca pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, guna terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif”. di Hotel Antik, Jl. Terusan Soreang – Cipatik. Pada hari Selasa, 18 Juni 2019.

Panasnya suhu politik pasca Pileg dan Pilpres menyebabkan adanya gejolak dimasyarakat yang dapat mengganggu keutuhan NKRI. Persatuan dan Kesatuan NKRI harus tetap dijaga dan dipertahankan. Sebab jika tidak terkelola akan menjadi malapetaka dan kehancuran serta perpecahan dimana-mana. Karena itu, mengelola sebuah negara besar seperti Indonesia tidaklah mudah. Sedikit salah kelola saja bisa berimplikasi pada ancaman disintergrasi. Peran dari tokoh masyarakat sangatlah berpengaruh untuk bersama-sama membangun NKRI ini lebih baik lagi.

‘’Dengan cara memperkuat idealisme, nasionalisme, dan kecintaan kita terhadap negara ini adalah merupakan bentuk tanggung jawab kita untuk melawan segenap ancaman terhadap eksistensi NKRI yang kita cintai ini,’’ terang KASAT BINMAS Polres Kab. Bandung, AKP Sururi, SH.

KASAT BINMAS  ini juga menyampaikan bahwa transformasi besar bangsa ini yang diusung oleh para pejuang reformasi harus dikawal.  Dan, selalu memastikan agar NKRI sebagai bingkai bangsa tetap berdiri tegak menuju bangsa besar, kuat, dan makmur serta mengawal pembangunan Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Menurut dia, perjuangan para pahlawan hingga kemerdekaan 1945 dengan segenap pengorbanan jiwa-raganya melawan penjajahan menjadi pondasi yang penting buat segenap generasi untuk memperkuat bangsa ini dengan menghargai jasa para pendiri bangsa. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mengisi kemerdekaan ini dengan sama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan bangsa.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Umum MUI Kab. Bandung, Dr. Harry Yuniardi, M.Ag., hadir sebagai Narasumber, yang menyampaikan materi tentang “Urgensi Persatuan dan Kesatuan Bangsa untuk Menjaga Keutuhan NKRI”.

Harry Yuniardi, menyampaikan bahwa langkah preventif mencegah perpecahan adalah dengan cara dakwah Islamiyyah yang menebarkan:

  1. Ukhuwah islamiyah
  2. Ukhuwah Bashariyah/Ihsaniyah
  3. Ukhuwah Wathaniyah

Dalam acara penutupan, AKP Sururi, SH.,  menegaskan bahwa peran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat diharapkan untuk senantiasa Menjaga Keutuhan NKRI pasca pileg dan pilpres. Siapapun yang akan memimpin NKRI ini, diharapkan mampu membawa Indonesia lebih baik kedepannya.

Leave A Reply